123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Aki Ponsel Kembung Rentan Meledak, Waspadalah!

DI media sosial, terkadang kita menyaksikan orang dengan kemahiran baterai ponsel meledak. Ada-ada aja kasus ponsel yang meledak atau terbakar akibat baterainya meledak.

Penyelidik Gadget Lucky Sebastian mengatakan, pada umumnya, baterai dengan digunakan di smartphone kala sekarang menggunakan bahan lithium ion (Li-ion).

  ponsel meledak

Pelajaran ini memang dikenal mudah-mudahan terbakar. Meski begitu pelajaran ini memang belum ada gantinya yang sepadan walau sudah puluhan tahun digunakan.

Sebab sasaran Li-ion ini dianggap mampu membuat ukuran baterai dengan kompak, menampung daya dengan cukup besar, dan dewasa cukup panjang.

“Baterai Li-ion ini biasanya meledak atau terbakar karena beberapa hal, misalnya aki tertusuk atau tertekuk jadi bagian plus minusnya bersemuka, ” ujar Lucky belum lama ini.

Lebih lanjut, kata Lucky, baterai meledak atau terbakar bisa disebabkan baterai telah rusak karena baterai bengkak namun masih terus dimanfaatkan.

Baterai siap kembung ini biasanya karena proses kimia efek daripada charging baterai yang kala digunakan sampai habis.

Ketika baterai bengkak terus digunakan, gas dengan dihasilkan menumpuk dan kesimpulannya pembungkus baterai tidak piawai menahannya lagi dan meledak.

Baterai Li-ion juga rentan terhadap panas berlebih, sehingga jika terpapar panas bisa terbakar ataupun meledak.

Selain itu, baterai Li-ion sepatutnya digunakan tidak sampai beres 0% atau sampai pasif. Banyak orang berpikiran kalau baterai harus digunakan datang habis. Tindakan seperti ini merupakaan penggunaan yang lupa besar.

Selain membuat baterai berumur pendek, saat di charge baterai yang kosong akan dipaksa untuk lebih cepat mengisi dan membuat proses pengisian menghasilkan panas yang terlalu dan menghasilkan gas dengan berlebih sehingga baterai mampu kembung.

“Makanya rata-rata ponsel akan memberi peringatan saat baterai mencapai isi tinggal 15% buat di charge, ” tuturnya.

Beberapa pengkajian terakhir bahkan menyatakan bahwa baterai Li-ion untuk berumur panjang, sebaiknya di charge saat kapasitasnya 50%-70%.

(DRM)