123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Akun Facebook Bakal Digunakan untuk Kanal Oculus VR

Update

Akun Facebook Bakal Digunakan untuk Kanal Oculus VR

JAKARTA – Oculus VR umumkan perubahan login buat perangkat realitas virtual mereka. Di unggahan website pada Selasa (18/8/2020), secara resmi pihaknya menyatakan kalau dalam beberapa bulan pengguna akan memerlukan akun Facebook untuk mampu login saat menggunakan perangkat.

Akan ada perut tahap perubahan yang dilakukan oleh Oculus. Perubahan pertama akan dilakukan pada Oktober mendatang untuk pengguna baru. Ini secara otomatis pemakai baru tidak akan memiliki akun Oculus VR dan langsung dialihkan menggunakan akun Facebook.

Sementara tersebut, untuk pengguna lama perubahan hendak dilakukan setelah 1 Januari 2023. Selama jarak waktu dua tarikh itu pihak Oculus menyediakan dua opsi sebelum akhirnya pengguna bakal benar-benar dialihkan pada akun Facebook.

Opsi baru ialah pengguna dapat login menggunakan akun Oculus mereka dan setelahnya mengintegrasikan akun tersebut dengan akun Facebook. Sedangkan opsi kedua, pengguna dapat tetap bertahan menggunakan akun Oculus selama dua tahun datang waktu peralihan total dilakukan dalam 2023.

Akun Oculus pada dasarnya masih dapat digunakan setelah pemberhentian dukungan pada 2023. Namun secara tidak langsung pihaknya juga menegaskan bahwa bertahan dengan akun tersebut hanya akan membuat performa tidak sempurna.

Ini hendak menghambat fungsionalitas penuh yang disediakan, termasuk beberapa game yang peluang tidak akan berfungsi sama sekadar.

Meski peristiwa ini dapat mengecewakan beberapa pihak, sebagai gantinya Oculus menjanjikan kira-kira keuntungan lain. Mengingat Facebook adalah platform sosial, pihaknya mengklaim itu akan memberikan “lebih banyak piawai multipemain dan sosial yang diberdayakan Facebook segera hadir di VR, seperti Horizon, tempat Anda mampu menjelajahi, bermain, dan menciptakan dunia. ”

Sifat ini juga akan termasuk obrolan, berbagi aktivitas di laman Facebook, dan melakukan pesta secara virtual. Pihaknya juga menyatakan bahwa privasi masih dapat dijaga dengan pengguna dapat “memilih informasi tentang kegiatan VR yang Anda posting ke profil Facebook atau timeline Kamu, baik dengan memberikan izin untuk memposting atau dengan memperbarui penyerasian Anda. ”

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Secara keseluruhan, meski akun Oculus dan Facebook akan terintegrasi, pengguna masih dapat memiliki kuasa arah privasi dan kenyamanan apa yang mereka kehendaki. Pengguna juga dapat membuat nickname realitas virtual mereka.

Dilaporkan VentureBeat, Oculus VR telah diakusisi oleh Facebook pada 2014. Sehingga itu tampaknya menjadi langkah lanjutan sebab akusisi yang dilakukan enam tarikh lalu. Adapun bersamaan dengan peristiwa tersebut, hingga kini Facebook masih memiliki eksistensi yang cukup jalan di antara pengguna.

(ahl)