123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Alquran dan Sains Ungkap Tulang Berperan dalam Memiliki Keturunan

Update

Alquran dan Sains Ungkap Tulang Berperan dalam Memiliki Keturunan

TULANG merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam tubuh. Tanpa keadaan tulang yang baik, seseorang akan sulit dalam menjalani kehidupan.

Mengutip dari buku ‘Sains dan Alquran’ karya Nadiah Thayyarah, kitab suci Alquran telah lama menjelaskan tentang pentingnya tulang dan aktivitasnya dalam beberapa fungsi tubuh manusia.

Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains tentang Sidik Jari Pembeda Antarmanusia 

Terkait tulang manusia, disebutkan juga dalam Alquran di Surah Maryam Ayat 4 bahwa Nabi Zakaria Alaihissalam memohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar diberi keturunan, walaupun istrinya mandul, dan ia mengungkapkan tulangnya sudah lemah.

قَالَ رَبِّ إِنِّى وَهَنَ ٱلْعَظْمُ مِنِّى وَٱشْتَعَلَ ٱلرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنۢ بِدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّا

qala rabbi inni wahanal-‘azmu minni wasyta’alar-ra’su syaibaw wa lam akum bidu’a’ika rabbi syaqiyya

Artinya: “Ia berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku’.”

Ilustrasi tulang. (Foto: Freepik)

Alquran menerangkan adanya hubungan antara tulang dengan produksi anak. Belakangan, ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa tulang memiliki fungsi-fungsi penting yang menjadi tempat bergantung kehidupan manusia.

Pasalnya, tulang mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan tubuh seperti fosfor dan kalsium, juga mengatur proses distribusinya dengan cara yang dapat menjaga kestabilan detak jantung dan gerakan otot.

Baca juga: Ini Bagian Tubuh Jenazah yang Tidak Akan Hancur 

Kemudian tulang juga memproduksi sel darah merah dan putih sepanjang hidup manusia tanpa henti. Ilmu pengetahuan modern juga mengungkap bahwa keadaan tulang berpengaruh langsung terhadap sistem saraf.

Oleh karena itu, tulang berperan langsung pada kemampuan manusia dalam memiliki anak keturunan. Inilah yang dinyatakan Alquran jauh sebelumnya.