123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Apple Segera Rilis Fitur buat Menghindari Pelecehan Anak

RUPANYA Apple akan mengeluarkan fitur untuk memeriksa pelecehan anak pada perangkatnya. Tetapi, fitur ini masih terpatok untuk wilayah Amerika Konsorsium.

Dikutip daripada Independent, Jumat, pihak Apple memperkenalkan tiga langkah sifat baru yang akan itu luncurkan. Fitur-fitur ini mampu menerima pesan, foto, dan informasi tambahan pada perangkat Apple. Menurut pernyataaan daripada pihak Apple, fitur mutakhir ini akan hadir di dalam akhir tahun mendatang.

Apple juga mengatakan bahwa fitur ini masih terpatok. Apple baru akan merilis fitur terbarunya ini di Amerika Serikat.

  Apple

Seperti dikutip dari Antara, fitur pertama dari ketiga fitur yang tersedia hendak memungkinkan untuk memeriksa konten pesan anak-anak untuk menjepret yang dianggap eksplisit secara seksual. Jika seorang budak menerima pesan seperti tersebut, maka pesan tersebut akan diburamkan secara otomatis.

Selain itu, anak tersebut akan mendapatkan rujukan bahwa pesan tersebut sensitif dan akan diberikan keterangan mengenai pesan tersebut. Anak pun nantinya akan dikasih opsi untuk memblokir relasi pengirim pesan.

Jika anak memilih opsi untuk melihat pesan, oleh karena itu akan muncul notifikasi bahwa orang tua mereka akan diberi tahu mengenai situasi ini. Setelah itu, Apple pun akan memberi data mengenai hal tersebut ke pihak orang tua.

Perlindungan serupa juga diterapkan saat anak-anak mengirim pesan yang dianggap menentang. Anak-anak akan diperingatkan sebelum foto dikirim dan wali dapat mengatur notifikasi kala anak mereka mengirim memotret yang memicu fitur itu.

Pada sifat kedua, Apple akan mengabulkan scan otomatis pada taman bacaan foto untuk mencari tulisan yang berkaitan dengan pelecehan seksual anak. Scan itu akan menggunakan database tulisan pelecehan yang disediakan sebab organisasi keselamatan anak. Namun, pihak Apple menjelaskan kalau mereka akan tetap mempertimbangkan privasi dari pengguna.

Jika ditemukan tulisan yang mirip dengan database yang tersedia, maka tulisan tersebut akan diungkap ke Apple. Pihak Apple pula dapat melihat isi sejak gambar yang telah dilaporkan. Jika gambar tersebut dasar berkaitan dengan pelecehan bujang, maka akun pengguna akan dinonaktifkan dan dilaporkan ke pihak berwenang.

Namun, fitur kedua itu mengalami kontroversi yang luar biasa sebelum peluncurannya. Ahli Kriptografi Matthew Green mengungkapkan bahwa dia dan sejumlah ahli keamanan dan privasi memperingatkan bahwa fitur ini mampu saja disalahgunakan.

Sementara itu untuk sifat ketiga, Apple akan menambahkan informasi baru ke Siri dan pencarian. Informasi itu akan memberi tahu anak-anak dan orang tua buat menangani kemungkinan pelecehan anak. Pengguna pun dapat bertanya lebih spesifik, kemudian Siri atau laman pencarian mau memberikan informasi yang bertambah detail.

(DRM)