123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Blue Origin Sebut Roket SpaceX Beresiko Tinggi

RUPANYA Blue Origin langsung meluncurkan serangan protes terhadap keputusan NASA yang memberi kontrak membangun kendaraan untuk mendaratkan astronaut di Bulan kepada SpaceX.

Kali ini perusahaan milik Jeff Bezos tersebut melakukan protes dengan menuangkan kritikan dalam infografis pada web resminya.

  Blue Origin

Blue Origin menyebutkan roket SpaceX yang digunakan untuk mengangkut astronaut NASA ke Bulan yakni Starship, memiliki pendekatan yang kompleks dan beresiko tinggi.

Perusahaan mengutip kritikan seorang pejabat NASA saat mengevaluasi Starship untuk program pendaratan di Bulan.

“Ada sejumlah teknologi, pengembangan, dan operasi yang belum sudah dilakukan sebelumnya untuk Starship mendarat di Bulan, ” tulis Blue Origin, dikutip dari CNBC, Sabtu (7/8/2021).

Selain mengecam kompleksitas Starship, Blue Origin juga mengatakan fasilitas dengan dimiliki SpaceX di Texas belum pernah melakukan peluncuran orbital.

Namun sebenarnya perusahaan milik Elon Musk telah melakukan bertambah dari 100 peluncuran orbital yang sukses dengan berpandu Falcon-9 sedangkan Blue Origin belum mencapai orbit cocok sekali.

Blue Origin juga membuat pedoman teknis tambahan, yang mendokumentasikan bahwa rencana SpaceX memerlukan lebih dari 10 peluncuran Starship untuk mendarat seluruhnya di Bulan dan perlu diisi bahan bakar obit.

“Sebuah cara yang juga belum pernah dilakukan sebelumnya, ” ungkap pihak perusahaan.

SpaceX juga dikabarkan medium dalam persiapan akhir dalam upaya peluncuran orbit perdana Starship. Setelah melakukan peluncuran dan pendaratan prototipe Starship di pada ketinggian luhur di bulan Mei.

(DRM)