123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Dukung SDGs, Epson Beri Penyelesaian Melalui Printer Business Inkjet

JAKARTA – Dunia bisnis mulai menggeliat balik. Kini meski work from home (WFH), meeting dengan klien, relasi bisnis ataupun bekerja ke kantor tentunya membutuhkan akses infrastruktur jawatan, seperti printer untuk me dokumen. Namun, untuk mengecap dokumen pun kadang menemukan berbagai kondisi yang sulit, seperti printer berada di tempat yang berbeda.

Epson juga telah melakukan survey dari webinar-webinar yang pernah diselenggarakan dengan para peserta. Hasil survey menyatakan dari para pemakai printer ini membutuhkan solusi yang lebih ramah dunia dan mudah digunakan.

Baca Juga:   Bangun Kantor Was-was di Singapura, Epson Ketam Pujian Atas Terobosan Terus-menerus

Product Marketing Manager Epson Indonesia Zianipar Siadari mengatakan, dalam Paris Agreement ada 17 Pasal tentang Sustainable Development Goals (SDGs), di mana Epson berinisiatif mencapai 14 dari 17 Pasal agreement tersebut.

“Konsumen membutuhkan perangkat yang barangkali digunakan, yaitu easy to use, simple operation, easy maintenance. Kemudian harus mempunyai konsumsi listrik yang kecil, dengan begitu menghemat gaya dan biaya. Kemudian, pula heat free technology , ” perkataan Zianipar dalam Webinar Epson Integrated Printing Solution For Hybrid Office melalui Zoom pada Rabu (29/09/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, Epson mengedukasi konsumen bahwa dengan memakai buatan yang hemat listrik, serta menghemat sparepart lebih sedikit dan juga mengurangi emisi karbon merupakan kebaikan untuk bersama. Selain itu, produk yang saat ini dicari adalah mudah dikoneksikan, terkoneksi dengan WLAN, Cloud, & email.

“Saya kira kita butuh mengkoneksikan perangkat-perangkat dengan mudah, sehingga kita melihat bahwa pengguna-pengguna printer bisnis di dewan sangat aware dengan hemat energi, reduce carbon, mengurangi sparepart, dan ini mudah untuk mencapai sustainability development goals tersebut, ” tuturnya.

Epson pun telah meluncurkan Printer Business InkJet (BIJ) yang menjadi solusi untuk pembangunan berkelanjutan dan tentunya dengan keunggulannya, konsumen makin mudah menyelesaikan pekerjaan. Berikut keunggulan printer BIJ:

1. Heat Free Technology

Pemakaian dengan printer Epson bisa menghemat energi dan juga memberikan fasilitas pencetakan yang lebih ramah lingkungan. Heat free technology ini memiliki kecepatan tinggi untuk mencetak lembar pertama, jadi tidak membutuhkan pemanasan dan menghemat waktu.

2. Hemat Energi

Selain menghemat waktu, tentunya juga menghemat 83 persen energi, sehingga menurunkan biaya listrik dan mengurangi emisi karbon.

3. Hemat Suku Cadang

Satu yang tak kalah penting adalah menghemat 59 persen suku cadang. Printer ini hanya memiliki paper fit roller dan maintenance box , sehingga mengurangi sparepart dan meminimalisir sampah.

4. Mudah Digunakan dan Dioperasikan

Epson Business Inkjet ini memiliki aplikasi bernama Epson Print Admin (EPA) yang bisa dibeli konsumen apabila membutuhkan. Ini digunakan untuk mengontrol atau mengatur serta mengoptimalkan percetakan yang ada di konsumen, agar menghemat biaya dan mengurangi risiko terhadap lingkungan.

5. Mudah Dikelola

Selain mudah digunakan, mengelolanya pun mudah. Aplikasi ini berbasis web dan mudah diakses oleh tim IT perusahaan, bahkan user awam sekalipun. EPA juga bisa diintegrasikan dengan insrastruktur yang ada di konsumen, dan memiliki fitur secure device use yaitu bisa mencetak dengan menggunakan fitur keamanan, harus memasukkan password, PIN, atau tap ID Card.

Zianipar mengungkapkan, dengan fitur-fitur yang tersedia, konsumen akan mendapatkan benefit meningkatkan produktivitas karena mereka bisa melakukan tugas-tugas percetakan dengan cepat, kemudian mengurangi hasil cetakan yang terbuang sia-sia. Dengan EPA juga bisa membatasi jumlah cetak konsumen dengan mengatur volume sesuai kebutuhan.

“EPA juga memungkinkan untuk print anywhere . Jadi, misalkan di kantor memiliki 10 printer yang sudah terintegrasi, printer BIJ bisa mencetak dari lantai berbeda. Jadi dimana pun melakukan print, selama printer sudah terintegrasi, kita bisa ambil dokumen tersebut di printer terdekat dengan kita, ” ucapnya.

Ia juga manmbahkan, dengan EPA juga bisa melakukan scan yang langsung dikirim ke email, sehingga dokumen hasil scan tak perlu tercecer ke folder atau komputer yang lain. Inilah yang bisa mempermudah operasional di kantor dan juga meningkatkan efisiensi.

“Konsumen atau pengguna pun tak perlu khawatir jika terjadi masalah dengan printer suatu saat, karena printer BIJ ini sudah dilengkapi dengan Epson Remote Service (ERS) yang bisa melakukan pemantauan secara jarak jauh. Sehingga melalui Cloud konsumen yang sedang memiliki masalah dengan printer dapat segera ditangani dan diselesaikan oleh EPSON melalui jarak jauh, ” tuturnya.

Dengan fitur ini, tentunya memungkinkan maintenance lebih cepat dan juga meningkatkan produktivitas. “Meski berbasis cloud yang bisa diakses dari mana saja, aplikasi ini menjamin data konsumen tetap aman, ” ucapnya.

CM

(yao)