123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Gambar TikTok Tiba-tiba Menghilang, Itu Mungkin Alasannya

JAKARTA kacau TikTok tampaknya memperketat kebijakannya. Pihaknya mengakui akan memakai lebih banyak otomatisasi untuk menghapus video dari platformnya yang melanggar pedoman publik.

Melansir laman Reuters , Selasa (13/7/2021), video dengan diunggah ke TikTok menggunakan teknologi untuk mendeteksi dengan berfungsi mengenali dan mencatat potensi pelanggaran yang kemudian akan ditinjau oleh bagian tim keselamatan.

Jika pelanggaran teridentifikasi, video bakal dihapus dan pengguna mau diberitahu mengenai hal itu. Perusahaan milik ByteDance tersebut menambahkan bahwa selama kira-kira minggu ke depan hendak mulai secara otomatis menghapus beberapa jenis konten dengan melanggar kebijakan.

Adapun kebijakan yang dianggap melanggar adalah mengenai keselamatan, ketelanjangan dewasa dan denyut seksual, konten kekerasan serta grafis serta aktivitas gelap.

TikTok mengutarakan langkah ini akan membangun tim keselamatannya untuk lebih berkonsentrasi pada area yang sangat kontekstual seperti intimidasi dan pelecehan, informasi dengan salah dan ujaran kebencian.

TikTok pula menambahkan akan mengirimkan keterangan di aplikasi setelah pelanggaran pertama. Namun, jika berlaku pelanggaran berulang, pengguna hendak diberi tahu dan akun juga dapat dihapus secara permanen.

Modifikasi tersebut terjadi ketika jaringan media sosial, termasuk TikTok dan Facebook, mendapat tuduhan karena platformnya malah memperkuat ujaran kebencian dan bahan yang salah secara ijmal.

(nit)