123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Ini Berbagai Koleksi Museum CIA, Penuh Artefak Bersejarah

DI markas lembaga intelijen Amerika Serikat, Central Intelligence Agency (CIA), Virginia, terdapat museum yang dipenuhi dengan peralatan mata-mata.

Ide museum ini muncul pada tahun 1972. Saat itu mantan Eksekutif CIA, William E. Colby, memiliki ide buat membuat museum Agensi dengan dipenuhi dengan artefak cerita yang penting.

Koleksi CIA sekarang tercatat gadget mata-mata, persenjataan khusus, dan memorabilia spionase yang mencakup asal-usul CIA pra Perang Dunia II hingga hari ini.

Meskipun Museum CIA tak terbuka untuk umum sebab lokasinya di Markas Besar CIA, namun pihak pemangku menyediakan situs yang bisa digunakan untuk menjelajahi koleksi unik mereka.

Melalui situs resminya, CIA membagikan foto serta elaborasi singkat mengenai benda-benda yang menjadi koleksi mereka.

  masker gas

1. Masker gas Alqaida

Lupa satunya yang menarik ialah masker gas yang ditemukan di rumah persembunyian Alqaida di Kandahar, Afghanistan.

Dalam deskripsinya, CIA menyebut bahwa yang ditampilkan di sini adalahs alah satu dari banyak masker gas yag ditemukan di rumah persembunyian Alqaida dalam Kandahar, Afghanistan, pada Desember 2001. Adapun spesifikasi artefak tersebut 28cm x 24, 3 cm x 15, 5cm.

2. Baju pelindung A-12

Ada juga baju pelindung A-12. Pilot A-12 mengenakan macam setelah tekanan pelindung secara insulasi termal, kontrol tekanan, pendingin dan sistem pembantu kehidupan.

Baju ini itu menawarkan perlindungan dari panas yang memancar melalui kaca depan serta dari tekanan dingin serta rendah jika terjadi bailout di ketinggian.

 

3. Pokok “Attitude”

Seorang perwira CIA memakai topi Guatemala sederhana ini saat mengintai perang darah Salvador, yang ditandai secara pertempuran sengit antara pemberontak sayap kiri dan pasukan pemerintah yang didukung oleh Amerika Serikat.

Dia mengenakan topi ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik, sebagai sama dengan pemimpin. Ketika meninggalkan suruhan ini, dia benar-benar menganjurkan topi itu kepada aparat Agensi lainnya. Ketika situasi mulai membaik, petugas tersebut semakin jarang memakainya.

4. Badik saku tentara Inggris

Pisau khas ini dikeluarkan Angkatan Tanah Inggris untuk tentara semasa Perang Dunia II. Badik ini terdii dari pasak marlin, pisau pemotong kaki domba, obeng, dan pembuka kaleng.

Kapten OSS William H. Pietsch, Jr., membawa yang tersebut ketika dia terjun ke Prancis yang diduduki Nazi pada musim panas 1944 dalam misi Jedburgh pertamanya.

(DRM)