123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Update

Kemenparekraf Optimalkan Potensi Industri Gaming pada Masa Pandemi

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kaya mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar mengoptimalkan potensi industri gaming Indonesia di tengah masa pandemi Covid-19.

Eksekutif Industri Kreatif, Film, Televisi dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah menjelaskan, pabrik gaming mengalami perkembangan yang lulus signifikan di tengah pandemi Covid-19.

“Berbeda dengan pabrik parekraf lain yang terdampak pandemi Covid-19, menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI), pertumbuhan pengembang game di Indonesia naik 10-20 persen di tengah pandemi lantaran lonjakan penggunaan platform digital di kalangan masyarakat, khususnya para penggemar game, ” katanya saat Webinar Seri Ngobrol Parekraf dengan tema ‘Potensi Besar Pabrik Gaming di Indonesia’ Selasa 30 Juni 2020.

Syaifullah juga menjelaskan, industri gaming di Indonesia memiliki potensi luhur untuk berkembang dan bersaing di dalam pasar internasional. Pada 2017, pengembang aplikasi dan game berkontribusi 1, 93 persen terhadap produk pribumi bruto sektor ekonomi kreatif Nusantara.

“Sektor ini juga dapat menyerap 44. 733 tenaga kerja pada subsektor aplikasi dan game developer di dalam tahun yang sama, ” tambahnya.

Namun, Syaifullah menegaskan industri gaming tidak semata tanpa masalah. Pembajakan, keamanan siber, serta pemerataan akses telekomunikasi masih menjadi kendala yang dihadapi pabrik ini.

(ahl)

Loading…