123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Pemakai Dompet Elektronik Meningkat di Periode Pandemi

Update

Pemakai Dompet Elektronik Meningkat di Periode Pandemi

DI tiga bulan final ini, penggunaan aplikasi dompet digital atau e-wallet tumbuh pesat. Ini sebab transaksi e-wallet sangat praktis, cepat, dan lebih aman di masa pandemi Covid-19. Selain digunakan untuk pembayaran di gerai offline, dompet digital juga bisa untuk pembayaran online.

Snapcart sudah melakukan survei daring untuk mengukur kecenderungan pengguna dompet digital semasa September-Desember 2020. Dengan responden 1. 000 orang, ShopeePay tercatat sebagai merek e-wallet yang paling sering digunakan (50%), dengan selisih yang cukup besar dibandingkan dengan 4 pemain lain, seperti Ovo (23%), Gopay (12%), Dana (12%), serta LinkAja (3%).

(Baca juga: Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Tak Lagi Gratis, Berikut Daftar Tarifnya)

“Lima brand itu kini paling banyak digunakan konsumen melakukan pembayaran digital. Mereka sangat populer karena rajin melakukan promosi dan menjalin kerja sama dengan berbagai merchant, jadi sangat dikenal konsumen dan cakupan fitur service-nya banyak, ” ujar Astrid Williandry, Direktur Snapcart Nusantara, di Jakarta baru-abru ini.

Dari lima e-wallet itu, ShopeePay alami pertumbuhan paling pesat. Bahan pada September lalu mencatat 68% responden mengaku menggunakan ShopeePay, meningkat menjadi 72% pada Desember.

Sedang Gopay (September 56%, turun drastis menjadi Desember 52%), Dana (September 42%, mengalami penurunan di Desember 40%), dan LinkAja (September 19%, naik menjadi 21% dalam Desember). Data di atas pula selaras dengan hasil dari bilangan total pangsa pengguna.

ShopeePay berhasil mencatat 28% responden mengaku menggunakan ShopeePay untuk melakukan pembayaran di September, meningkat pesat menjadi 30% responden menggunakan ShopeePay pada Desember jika dibandingkan secara proporsi para pemain e-wallet Negara lain.

(Baca juga: Heboh PO Vaksin Covid-19, Ini Kata Bio Farma)

Menurut Astrid, tersebut karena ShopeePay sangat aktif di dalam menawarkan berbagai macam program promo dan diskon, sehingga sangat menjadikan konsumen, terutama bagi para ibu-ibu untuk menggunakannya.

“ShopeePay juga multifungsi, selain dapat digunakan untuk transaksi online melalui website belanja Shopee yang kini ialah platform e-commerce terpopuler dan terbesar di Indonesia. ShopeePay juga bisa digunakan untuk pembayaran offline pada berbagai gerai sehingga sangat disukai konsumen dan paling banyak digunakan, ” kaa Astrid.

Berdasarkan akumulasi nilai nominal transaksi online plus offline dari per merek, ShopeePay juga merajai pertumbuhan pencapaian nilai nominal transaksi buat keseluruhan industri e-wallet di Indonesia. Pada September lalu, 33% omzet keseluruhan nilai transaksi penggunaan e-wallet di seluruh Indonesia dikuasai ShopeePay, yang kemudian mengalami pertumbuhan menjelma 36% pada Desember.

Ia diikuti OVO (mengalami penurunan menjadi 21% di Desember, sebab sebelumnya 25% dari total kadar transaksi September), Gopay (meningkat tipis dari 16% di September menjelma 18% di Desember), Dana (meningkat sebelumnya dari September di 17%, meningkat stabil di Desember 18%), dan LinkAja (mengalami penurunan sebelumnya dari September 9% menjadi 7% di Desember).

(Baca juga: Boikot JNE Ramai pada Twitter, Apa Penyebabnya? )

Di antara pemain dompet digital lain, ShopeePay berhasil menjelma merek dompet digital yang paling sering digunakan oleh masyarakat dalam tengah pandemi. Frekuensi transaksi menggunakan ShopeePay merajai lansekap e-wallet dan mencapai rata-rata 9, 6x pada Desember.

Frekuensi itu bertumbuh secara signifikan dari sebelumnya 9, 1x di September berantakan. Ini Berbeda jauh dengan para-para kompetitornya, seperti OVO (8, 6x di September, yang kemudian menemui penurunan 8, 2x di Desember), Gopay (stagnan di frekuensi 6, 9x di September dan Desember), Dana (7, 4x di September, yang naik tipis 8x di Desember), dan LinkAja (7, 8x di September, yang turun istimewa menjadi 6, 7x di Desember). Hasil survei mengatakan 42% responden lebih memilih ShopeePay sebagai e-wallet yang paling direkomendasikan.

Ini diikuti Ovo (21%), Simpanan (18%), Gopay (15%), dan LinkAja (3%). ShopeePay pada bulan tersebut juga dipilih 56% responden sebagai brand e-wallet yang paling memperingan dalam transaksi online atau terbang dari 53% pada September. Tersebut diikuti OVO (Desember 19%, September 20%), Gopay (Desember 11%, September 11%), Dana (Desember 11%, September 13%), dan LinkAja (Desember 2%, September 3%).

(amr)