Update

Pemerintah Terus Lakukan Investigasi Kebocoran Data BPJS

JAKARTA – Penyelidikan terhadap dugaan kebocoran data pengguna BPJS Kesehatan masih berlangsung hingga hari ini, menurut keterangan dari Kementerian Komunikasi & Informatika.

Gajah Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, kementerian sedang melakukan audit forensik untuk kasus potensi kebocoran data di institusi kesehatan tubuh tersebut. Selain itu, masa ini juga tengah dilakukan pemeriksaan oleh Bareskrim Polri.

“Yang berhubungan dengan potensi kebocoran petunjuk BPJS (Kesehatan), tentu zaman ini sedang berlangsung pula pemeriksaan oleh Polri, ana mendukung itu, ” logat Johnny kepada wartawan pada Jakarta, Senin.

Baca Juga:   Kominfo Masih Terus Telusuri Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk

Penyelidikan terhadap peristiwa kebocoran data yang berjumlah ratusan juta ini serupa melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara.

“Kita berharap lembaga tersebut bekerja sama, bukan hanya memastikan pemeriksaan terhadap BPJS (Kesehatan), tapi, keseluruhan kaidah kelola penyelenggara sistem elektronik di Indonesia, ” kata pendahuluan Johnny.

Baca Juga:   Demikian ini Kata Pakar Keamanan Siber Soal Bocornya 279 Juta Data Pribadi Penduduk 

Data 279 juta pengguna Indonesia diduga bocor dan diperdagangkan di situs gelap Raid Forums, peretas mengklaim 20 juta data berisi foto awak. Temuan ini pertama kala disiarkan di media baik Twitter.

Peretas juga menyediakan sampel bahan gratis sebanyak 1 juta, mencakup nomor Kartu Keterangan Penduduk (KTP), nomor telepon, gaji, alamat dan email. Informasi yang beredar, data tersebut juga termasuk hak penduduk yang sudah wafat.

Pada Jumat (21/5) lalu, Kominfo bersemuka dengan direksi BPJS Kesehatan tubuh, yang berkomitmen mengadakan penelitian internal dan pengamanan bahan lebih lanjut untuk memitigasi risiko kebocoran data.

Sementara itu, Kominfo pekan lalu menemukan contoh data yang bocor “diduga kuat identik dengan masukan BPJS Kesehatan”.

Data yang diteliti antara lain nomor kartu, kode kantor, data keluarga atau data tanggungan dan kehormatan pembayaran, yang identik dengan data BPJS Kesehatan.

Per Sabtu (22/5), Kominfo memblokir Raid Forums karena menyebarkan konten yang dilarang di Indonesia, serupa tautan untuk mengunduh data pribadi yang bocor tersebut.

(amr)