123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Selain Venus, 4 Tempat di Sungguh Angkasa Ini Berpotensi Miliki Kesibukan

Update

Selain Venus, 4 Tempat di Sungguh Angkasa Ini Berpotensi Miliki Kesibukan

MELALUI studi yang diunggah dalam jurnal Nature Astronomy, ilmuwan menjumpai potensi kehidupan di Planet Venus. Hal ini didukung dari adanya gas fosfin biogenik di susunan atmosfer Venus yang tebal.

Engadget melaporkan bahwa para ahli percaya gas itu dihasilkan oleh mikroorganisme asing yang ada di biosfer. Meski belum memberikan temuan lebih lanjut, setidaknya kini Venus menjadi planet yang berpontensi layak huni.

Baca juga: Peneliti Akan Teliti Fosfin Venus yang Munculkan Potensi Kehidupan 

Sementara Phys mengabarkan bahwa ada 4 tempat lain di luar angkasa yang dianggap berpotensi memiliki kehidupan. Berikut tempat-tempat tersebut:

1. Mars

Sama dengan diketahui, Mars menjadi planet dengan paling dipercaya bersahabat untuk kehidupan di luar angkasa. Ia disebutkan menjadi planet yang paling mendekati dengan Bumi di tata surya. Bahkan tahun ini tiga negeri yakni China, Amerika Serikat (NASA), dan Uni Emirat Arab menyelenggarakan perjalanan untuk penelitian lebih sendat di “Planet Merah”.

Sejauh yang sudah diketahui, Mars memiliki masa waktu 24, 5 jam dengan permukaan yang diciptakan oleh air. Planet ini selalu diketahui memiliki danau dan metana. Zat itu dikatakan penting karena dapat dikproduksi secara biologis. Biar untuk saat ini belum diketahui asal mula sebenarnya untuk Satelit Mars.

Sementara tersebut, kini ini Mars telah berubah menjadi lebih dingin dan diselimuti lebih banyak karbon dioksida. Tetapi jika sebagian cadangan air dapat dipertahankan, bukan tidak mungkin kesibukan masih ada di sana.

2. Europa

Pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei pada 1610, ia diketahui menjadi satu dari sekian penuh bulan untuk Planet Jupiter. Mengorbit gas raksasa sejauh 670. 000 kilometer setiap 3, 5 keadaan, dan terhimpit gravitasi antara Jupiter dan bulan lainnya yang dikenal proses pelenturan pasang surut.

Proses itu pada dasarnya membuat bulan ini memiliki kesamaan seperti Bumi. Mereka diketahui aktif secara geologis yang membuatnya pasti cair sebagian. Adapun Europa yang tertutup es diyakini menyimpan lautan global sedalam lebih dari 100 km. Ilmuwan meyakini di dalamnya terdapat ventilasi hidrotermal yang membenahi ekosistem beragam dan kaya.

Baca juga: Lembaga Antariksa Jepang Deteksi Fenomena Aliran Gas Beracun di Venus

3. Enceladus

Sama seperti Europa, ia mengorbit di Planet Saturnus dan tertutup es. Selain itu, ilmuwan menemukan semburan air sejak retakan di permukaan yang menyerahkan medan gravitasi lemah, sebagai masukan penyimpanan air bawah tanah.

Tidak hanya itu, molekul organik dan silikat berbatu –yang hanya ditemukan jika air bahar dan dasar samudera berbatu bersentuhan secara fisik pada suhu setidaknya 90 derajat Celsius– juga ditemukan. Ini memberikan potensi adanya aliran udara hidrotermal untuk kehidupan dan sumber energi lokal.