123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Terlihat Planet quot; Bumi Superquot; Jarang di Pusat Galaksi Galactic Bulge

Update

Terlihat Planet quot; Bumi Superquot; Jarang di Pusat Galaksi Galactic Bulge

JAKARTA – Para ilmuwan dari University of Canterbury (UC) menemukan ‘Bumi-Super’ yang langka dalam pusat galaksi Galactic Bulge. Dijuluki ‘Bumi-Super’, karena planet tersebut memiliki ukuran dan orbit yang sesuai dengan Bumi dari sekian banyaknya benda langit yang ada. Planet ini memiliki sekitar 617 hari dalam setahun, sementara Bumi sekira 365 hari.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr Antonio Herrera Martin dan Profesor Michael Albrow, keduanya merupakan arah dari tim astronom internasional dengan berkumpul bersama dalam penelitian ‘Bumi-Super’.

Peneliti juga mengungkap bahwa bintang induk planet adalah 10 persen massa Matahari. Menurut Dr Martin, planet itu terlihat menggunakan teknik yang disebut microlensing di mana gravitasi gabungan satelit dan bintang inangnya menyebabkan terang dari bintang latar yang bertambah jauh diperbesar dengan cara tertentu.

Teknik microlensing ini pertama kali diamati dengan independen pada tahun 2018 oleh Eksperimen Gravitasi Lensa Optik (OGLE) menggunakan teleskop di Chili. Tersebut dikonfirmasi ulang oleh Korea Microlensing Telescope Network (KMTNet) yang menjadi milik para astronom UC, menggunakan tiga teleskop identik di Chili, Australia, dan Afrika Selatan.

Sesuai informasi dalam Tech Explorist, planet ini mempunyai massa di suatu tempat kurun Bumi dan Neptunus. Itu mengorbit di lokasi antara Venus dan Bumi dari bintang induknya. Hasil temuan telah dipublikasikan di The Astronomical Journal.

(amr)

Loading…