123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Twitter Bakal Izinkan Pengguna Miliki Bukti Centang Biru

Update

Twitter Bakal Izinkan Pengguna Miliki Bukti Centang Biru

JAKARTA – Perusahaan teknologi, Twitter menerapkan fasilitas request verifikasi centang ningrat untuk pengguna biasa. Hal tersebut dibocorkan oleh pakar reverse-engineer aplikasi Jane Manchun Wong, dikutip iNews .

Dia menemukan bahwa Twitter berencana memberi pengguna cara untuk meminta verifikasi. Artinya, pengguna atau netizen biasa akan bisa meminta Twitter memberikan mereka tanda berarakan biru dan memverifikasi bahwa mereka adalah diri mereka sendiri.

“Twitter sedang mengerjakan ‘Permintaan Verifikasi’ (Aku bukan karyawan Twitter. Aku juga bukan dukungan teknis), ” tulisnya di Twitter.

Kabar ini rupanya telah dikonfirmasi oleh Twitter di Tech Crunch. Pihak Twitter mengatakan, rencananya adalah pembuatan pedoman yang masih belum diketahui untuk testimoni pengguna nantinya.

Itu artinya jika fitur ini diluncurkan, pengguna biasa kudu memiliki gagasan yang layak apakah mereka memenuhi syarat atau tak sebelum mengirimkan permintaan verifikasi ataupun tanda centang biru.

Proses verifikasi telah memunculkan pro dan kontra selama bertahun-tahun. Sebelumnya, Twitter digunakan untuk memverifikasi siapa pun yang dirasa sebagai tokoh publik yang patut diperhatikan.

Akan namun pada 2016, situs meluncurkan fitur permintaan verifikasi seperti fitur mutakhir yang akan diluncurkan ini.

Kemudian pada 2017, setelah Twitter memberi tanda berarakan biru kepada supremasi kulit suci Jason Kessler, situs itu menyingkirkan fitur tersebut dan memperbaikinya.

Namun hingga saat ini, Twitter belum mengumumkan tanggal ataupun kapan tepatnya fitur ini diluncurkan.

(ahl)