123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

Uskup Bungkuk Berbondong-bondong Datangi Pantai New York, Ada Apa?

Update

Uskup Bungkuk Berbondong-bondong Datangi Pantai New York, Ada Apa?

SEJUMLAH paus muda tampak beramai-ramai mendatangi wilayah Big Apple di Pantai New York, Amerika Konsorsium. Kedatangan mereka untuk mencari santap, karena di lokasi tersebut diketahui banyak ikan-ikan kecil hidup.

Para ahli dan ilmuwan mengatakan beberapa tahun terakhir terjadi lonjakan yang luar piawai dalam jumlah paus yang diamati di perairan sekitar Big Apple. Antara lain banyak berjenis paus bungkuk remaja.

Baca serupa: Ditemukan Spesies Baru Laba-Laba Bermata Biru Asli Australia 

Ada banyak teori mengenai mengapa paus tiba-tiba berbondong-bondong datang ke pantai kota. Salah mulia alasan yang paling banyak dipercaya adalah bahwa populasi ikan menhaden telah berkembang di sekitar New York dan New Jersey.

Menhaden adalah ikan mungil berkelompok yang disukai paus melengkung. Lalu para pencinta lingkungan percaya air yang lebih bersih telah meningkatkan jumlah paus di depan Kota New York.

Paus. (Foto: NOAA/Unsplash)

Gotham Whale, sebuah organisasi penelitian paus yang berbasis di New York, melayani lebih dari 300 pengamatan sejak total 500 paus pada 2019.

Paul Sieswerda, pemimpin organisasi nirlaba tersebut, mengatakan jumlah itu naik sejak 2011. Sesudah itu, penambahan yang stabil tetap terjadi.

“Entah dengan jalan apa, semakin banyak paus tampaknya memperoleh pesan bahwa New York merupakan tempat yang baik untuk makan. Peningkatan sebesar itu sungguh fenomenal, ” kata Sieswerda, sebagaimana dikutip dari Fox News , Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Gerak Refleks Bantu Selamatkan Kucing saat Melorot dari Ketinggian 

Kebangkitan paus di New York dan New Jersey ini menarik minat wisatawan yang ingin tahu dan memotret mamalia laut manusia besar tersebut. Tetapi kehadiran di depan New York juga menimbulkan efek bagi paus, sebab berada pada perairan dengan tingkat lalu lintas pelayaran yang cukup tinggi.

Howard Rosenbaum, direktur Rencana Raksasa Laut Masyarakat Konservasi Margasatwa, mengatakan munculnya begitu banyak paus di dekat Kota New York membutuhkan pelestarian lingkungan. Perlindungan lingkungan, seperti Undang-Undang Air Bersih & Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut, jalan membantu membawa paus kembali ke jalur air New York dengan ramai, dan lebih banyak pelestarian dapat membantu menjaga mereka lestari aman di sana.

“Itu akan membuat organisasi nonpemerintah dan badan negara bagian & federal bekerja sama untuk meminimalkan risiko bagi hewan yang memakai habitat ini untuk mencari dahar, ” kata Rosenabum.

Itu bisa termasuk menerapkan peraturan baru untuk melindungi mamalia dibanding lalu lintas kapal. Undang-undang sewarna itu terkadang menyertakan pengurangan kemajuan di area tempat paus melangsungkan perjalanan dan makan.