Update

Viral di Twitter, Kominfo Selidiki Kebocoran Data KTP 297 Juta Warga Indonesia

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini tengah menyelidiki kebocoran data Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang tengah ramai menjadi perbincangan di Twitter mulai Kamis pagi.

Baca Pula:   Duh, 279 Juta Data Warga Indonesia Bocor dan Diperjualbelikan

“Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman atas dugaan kebocoran data tersebut, ” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate kala dihubungi ANTARA di Jakarta pada Kamis.

Baca Juga:   Palsukan Situs, Hacker Indonesia Curi 30 Ribu Data Penerima Bantuan Covid-19 di AS

 

Kebocoran bukti itu mulai diketahui usai akun @ndagels mencuit setidaknya ada 279 juta masukan milik Warga Negara Nusantara (WNI) yang dijual oleh hacker.

Di penelusuran lebih lanjut akun twitter lainnya yaitu @nuicemedia menyebutkan kebocoran tidak hanya mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK) tapi juga status hidup atau mati hingga gaji.

 

Keterangan itu diketahui dijual dalam forum daring bernama forumraid. com dan diduga berawal dari data milik BPJS kesehatan.

Saat ini cuitan kedua akun cara dari @ndagels maupun dari @nuicemedia masing- masing telah diretweet sebanyak 5289 serta 2981 kali.

(amr)