Update

Waspada, Serangan Siber Meluas ke Industri Otomatisasi

JAKARTA Gempuran siber dengan menyasar sistem kontrol pabrik (Industrial Control System/ICS) kembali meningkat di paruh ke-2 tahun 2020, dengan tumpuan penyerangan ke berbagai industri dan yang paling menjelma incaran adalah industri otomatisasi bangunan.

Serangan siber yang tadinya mengancam penggunaan perangkat smartphone, serta perangkat lain kini beranjak dan melebar ke bervariasi industri, ” ungkap Territory Channel Manager Kaspersky dalam Indonesia, Dony Koesmandarin pada acara Kaspersky: Lanskap Intimidasi Siber Sistem Kontrol Pabrik, Selasa.

Dalam hal ini, para spesialis dari Kapersky telah meneliti dan mendapatkan hasil bahwsanya persentase terbesar dalam kejadian upaya serangan terhadap jinjing ICS adalah otomatisasi bangunan sebesar 46, 7 tip, meningkat hampir 7 obat jerih dari H1 2020.

Baca Juga: Kembali Beraksi! Hacker Curi 780 GB Keterangan Milik EA

Selain itu industri minyak & gas sebesar 44 persen, meningkat enam, 2 persen dari H1 2020, dan integrasi teknik dan ICS sebesar 39, 3 persen, meningkat hampir 8 persen.

Menurut Kepala ICS CERT di Kaspersky, Evgeny Goncharov mengatakan bahwa 2020 merupakan tahun yang tidak biasa di hampir seluruh arah, dan ini tampaknya telah menyebabkan beberapa tren yang tidak biasa di segenap lanskap ancaman ICS.

Baca Serupa:     2 Hacker Indonesia Palsukan Situs Bantuan Covid-19 dalam AS, Kerugian 60 Juta Dollar

“Kami biasanya melihat kemerosotan persentase komputer ICS dengan diserang pada bulan-bulan musim panas dan Desember zaman orang-orang pergi berlibur. Namun, dengan perbatasan yang diterapkan dan negara-negara melakukan penguncian, kemungkinan banyak yang tak mengambil liburan mereka, dan kami tidak melihat penurunan yang nyata, ” sirih dia.

Sejatinya, ancaman terhadap industri minyak & gas dan otomatisasi bangunan telah meningkat semenjak paruh pertama 2019. Perut industri lainnya yang diperiksa oleh peneliti Kaspersky (manufaktur energi dan otomotif) juga menunjukkan peningkatan persentase jumlah objek berbahaya yang diblokir terhadap komputer ICS wadah

Dalam kejadian ini, serangan terhadap sistem industri selalu membawa daya yang sangat menghancurkan, baik secara gangguan produksi maupun finansial. Selain itu, karena organisasi industri memiliki pola informasi yang sangat terbuka, mereka cenderung menjadi target yang menarik bagi penyerbu.

Untuk mengatasi ini semua, Kaspersky sudah memblokir sebanyak 5. 365 keluarga malware di jinjing ICS, meningkat 30 upah dari paruh pertama 2020. Ancaman paling menonjol adalah backdoors (Trojan berbahaya yang mengambil alih kendali jarak jauh atas perangkat dengan terinfeksi), spyware (program berbahaya yang dirancang untuk mengembat data), jenis Trojan yang lain, serta skrip dan dokumen berbahaya.

“Serangan ransomware menurun secara global, di negara maju, laksana AS dan Eropa Barat, jumlah serangan sebenarnya menyusun secara signifikan—mungkin karena, di tengah penurunan ekonomi dengan terjadi, para aktor kerawanan mengira tempat-tempat ini memiliki bisnis yang berpotensi buat membayar terbusan, ” cakap dia.

“Dengan pandemi yang masih berlangsung, penting bagi semua pabrik untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra; dengan seluruh dunia mengalami perubahan, sulit untuk memprediksi apa yang akan dilakukan para pelaku kebiadaban siber, ” tambah tempat.